
Jakarta, perisaihukum.com
Personel Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli gabungan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2026) dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan, di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Apel diikuti personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk 10 personel Brimob Batalyon A Pelopor.
Usai apel, personel gabungan bergerak melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan Kebayoran Baru dan sekitarnya, mulai dari Jalan Barito, Melawai Raya, Panglima Polim, Wijaya, Iskandarsyah hingga Pattimura.

Patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran warga, aksi geng motor, serta tindak kriminalitas 3C yakni curas, curat dan curanmor.
Dalam rangkaian patroli, petugas juga menggelar razia kendaraan di kawasan Perempatan ASEAN, Kebayoran Baru sekitar pukul 01.10 WIB. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.
Selain itu, petugas turut mengamankan minuman keras jenis Intisari, 70 butir Reklona, 563 butir Alprazolam dan 310 butir Trihexyphenidyl. Para pengendara yang kedapatan membawa barang-barang tersebut langsung diamankan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, mengatakan keterlibatan Brimob dalam patroli gabungan merupakan bentuk dukungan terhadap jajaran kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Personel Brimob turut memperkuat patroli gabungan bersama Polres Metro Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi kepolisian untuk mencegah gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujarnya.
Ia menambahkan patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Brimob hadir mendukung jajaran kewilayahan, baik dalam patroli mobile maupun pemeriksaan selektif. Semua dilakukan secara terukur, humanis dan sesuai prosedur,” katanya.
Report, Jp
