
BANJAR, perisaihukum.com
Satlantas Polres Banjar Polda Jawa Barat terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, humanis, dan berkualitas prima kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pelayanan di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) dan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), serta implementasi program nasional “Polantas Menyapa”.
Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Priyo Sumbodo mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari transformasi Polantas Presisi yang mengedepankan pelayanan profesional, humanis, dan akuntabel.
“Prinsip kerja kami adalah melayani masyarakat dengan pola humanis, profesional, dan penuh akuntabilitas. Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah tugas utama kami,” ujar AKP Priyo, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, program “Polantas Menyapa” bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, serta membangun hubungan yang lebih inklusif dan bersahabat antara polisi lalu lintas dan masyarakat.
AKP Priyo menjelaskan, pelayanan prima tersebut dibangun berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan, yakni reliability (keandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (kepastian), empathy (empati), dan tangibles (bukti fisik).
Ia menegaskan, meski Satlantas Polres Banjar merupakan bagian dari Polres dengan wilayah kecil di lingkungan Polda Jabar, hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa pelayanan Presisi tidak ditentukan besar kecilnya institusi, tetapi dari komitmen dan kualitas pelayanan yang diberikan,” katanya.
Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Banjar, Ipda Whendy Capri Rosshario mengatakan, program “Polantas Menyapa” menyasar tiga kelompok utama, yakni komunitas transportasi dan pekerja, pelajar dan usia dini, serta masyarakat umum.
Melalui program tersebut, petugas aktif memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, pelayanan publik yang bersih dan bebas pungli, serta pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal sekaligus melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkelanjutan,” ujar Ipda Whendy.
Ia juga menegaskan bahwa Satlantas Polres Banjar terbuka terhadap kritik yang bersifat membangun demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kritik yang membangun tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelayanan semakin baik,” pungkasnya.
Report, Jp
