
Jakarta – Tokoh Muda Papua yang juga Ketua Umum Forum Milenial Papua, Alfred Pabika, menyampaikan apresiasi atas kinerja Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol. Wisnu Wardana, S.H., S.I.K., yang dinilai berhasil membangun hubungan harmonis dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Alfred, pendekatan yang dilakukan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta melalui komunikasi yang intensif dengan organisasi kepemudaan (OKP), kalangan kampus, komunitas pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat luas merupakan contoh kepemimpinan yang humanis dan patut menjadi teladan bagi jajaran kepolisian di berbagai daerah.
“Pendekatan yang dibangun Bapak Kapolres Soekarno-Hatta menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Keharmonisan yang terjalin dengan OKP, mahasiswa, komunitas ojol, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujar Alfred Pabika.
Ia menilai sinergitas yang dibangun antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Bandara Soekarno-Hatta. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara profesional dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Alfred juga menegaskan bahwa perjalanan Polri yang kini memasuki delapan dekade telah menunjukkan perannya sebagai institusi yang memegang posisi strategis dalam menjaga keamanan negara, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Alfred menyampaikan bahwa pendekatan yang diterapkan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta sejalan dengan semangat pembaruan Polri yang mengedepankan nilai-nilai humanis, akuntabel, dan profesional sebagaimana menjadi arah penguatan institusi kepolisian.
“Capaian Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi. Sejak menjabat sebagai Kapolri, beliau terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan profesionalisme institusi melalui transformasi Polri Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Semangat tersebut terlihat nyata dalam kepemimpinan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta yang mampu membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis,” kata Alfred.
Di akhir keterangannya, Alfred berharap pola kepemimpinan yang mengedepankan dialog, kolaborasi, dan kedekatan dengan masyarakat seperti yang diterapkan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta dapat terus dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri serta menjaga keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan.
