
Jakarta, perisaihukum.com
Sekolah Tinggi Teologia (STT) IKAT Jakarta kembali menggelar Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Sungguh-sungguh Berusaha Menambahkan kepada Imanmu” yang diambil dari 1 Petrus 1:5. Kegiatan berlangsung di Auditorium Lemigas, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Memasuki usia ke-40 tahun, STT IKAT Jakarta terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berperan dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Di bawah kepemimpinan Pdt. Dr. Jimmy M. Lumintang, STT IKAT telah melahirkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan berkiprah di berbagai bidang.
Pada wisuda ke-40 ini, sebanyak 175 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan. Mereka terdiri dari lulusan program Sarjana, Magister, dan Doktor pada bidang Teologi, Pendidikan, serta Kepemimpinan.
Sidang wisuda dibuka secara resmi oleh Prof. Yasonna Laoly selaku Ketua Dewan Guru Besar STT IKAT Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi konsistensi STT IKAT dalam menjaga mutu pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Disiplin F. Manao, S.H., M.H., alumni STT IKAT yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan. Dalam orasinya, ia mengajak seluruh lulusan untuk menjaga nama baik almamater serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama masa studi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Selama empat dekade perjalanan pendidikannya, STT IKAT tidak hanya melahirkan pendeta dan tenaga pendidik, tetapi juga sejumlah tokoh yang berkiprah di bidang eksekutif, legislatif, maupun sektor pelayanan publik lainnya. Sejumlah alumninya bahkan berhasil menduduki jabatan strategis sebagai anggota legislatif dan kepala daerah.
Komitmen STT IKAT terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi juga terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pengabdian masyarakat. Dosen dan mahasiswa aktif terlibat dalam pelayanan lintas gereja, organisasi keagamaan, hingga kegiatan sosial lintas agama. Selain itu, STT IKAT juga berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Salah satu momen istimewa dalam wisuda tahun ini adalah keberhasilan Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dr. Dominggus Saiba, S.Pd.K., M.Si., menyelesaikan studi doktoralnya. Tokoh intelektual muda Gereja GPKAI asal Suku Arfak tersebut akhirnya berhasil meraih gelar doktor setelah sempat menunda penyelesaian studinya karena kesibukan menjalankan tugas di dunia politik dan pemerintahan.
Wisuda ke-40 STT IKAT Jakarta menjadi momentum bersejarah bagi para lulusan dan keluarga mereka, sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mencetak pemimpin, pendidik, dan pelayan masyarakat yang berintegritas serta berlandaskan nilai-nilai iman dan ilmu pengetahuan.
Report, ITA
