
Jakarta, perisaihukum.com
Pengurus Ranting PDI Perjuangan,Kelurahan Tanjung Priok menggelar kegiatan Penyuluhan Perempuan Penggerak Akar Rumput di Balai Warga RW 03, Jalan Kampung Bahari V A9 RT 003/RW 003, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput yang sebelumnya diselenggarakan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, BINTANG PUSPAYOGA Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan sosialisasi materi hasil pelatihan sekaligus penguatan kapasitas perempuan di tingkat akar rumput.

Ketua Ranting PDI Perjuangan Tanjung Priok, LQ ISKANDAR menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya partai dalam memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, dan berpolitik. Selain itu, penyuluhan juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman perempuan terhadap berbagai isu sosial yang berkembang di lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang telah kami ikuti. Kami berharap ilmu dan materi yang diperoleh dapat diteruskan kepada perempuan-perempuan di wilayah Tanjung Priok sehingga semakin banyak kader dan masyarakat yang memiliki pemahaman serta kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungannya,” ujar Ketua Ranting Tg priok

Penyuluhan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti oleh para perempuan dari berbagai lingkungan di wilayah Tanjung Priok. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya peran perempuan sebagai penggerak di tingkat keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan terus mendorong penguatan basis perempuan sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan memiliki kesadaran politik yang baik.
Selain memperkuat kapasitas kader melalui pelatihan Training of Trainer (TOT), kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera. Para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta peran keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Materi yang disampaikan sejalan dengan komitmen PDI Perjuangan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Edukasi mengenai pola makan bergizi, pencegahan stunting, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Hal tersebut juga sejalan dengan pesan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Anak, Charles Honoris, yang menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari keluarga yang sehat. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik bagi ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang unggul dan berkualitas.

Melalui kegiatan TOT ini, para kader tidak hanya dipersiapkan menjadi agen pendidikan politik di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi pelopor dalam mengampanyekan pola hidup sehat, pentingnya gizi seimbang, serta kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di lingkungan masing-masing.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.
Report, Ida Ismayani
