
Jakarta, perisaihukum.com
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bukti bahwa pemerintah mendengar dan merespons aspirasi publik.
Dasco mengatakan, langkah pergantian pimpinan BGN menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
“Keputusan ini menunjukkan bahwa pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, DPR, dan para pemangku kepentingan. Evaluasi dilakukan demi memastikan program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi rakyat,” ujar Dasco di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan efektivitas lembaga. Ia menegaskan DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dasco juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang dinilainya berani mengambil langkah cepat dalam melakukan pembenahan kelembagaan ketika diperlukan. Ia berharap pimpinan baru BGN dapat memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program gizi nasional di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, DPR siap bekerja sama dengan jajaran pimpinan baru BGN guna memastikan target peningkatan gizi masyarakat dan penurunan angka stunting dapat tercapai sesuai rencana pemerintah.
Pergantian Kepala BGN menjadi perhatian publik mengingat lembaga tersebut memegang peran penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan penerima manfaat di berbagai daerah. Dengan kepemimpinan baru, pemerintah diharapkan mampu memperkuat efektivitas program sekaligus menjawab berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya.
Report, Jp
