
Palangkaraya, perisaihukum.com
Pewarna Indonesia Pengurus Daerah (PD) Kalimantan Tengah membagikan masker kepada masyarakat di Jalan Beliang Ujung, Palangka Raya, di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah kota tersebut.
Kegiatan yang dikemas melalui gerakan sosial “Wartawan Peduli” itu dipimpin Ketua Pewarna Indonesia PD Kalimantan Tengah, Frida Magdalena, bersama Sekretaris Darity Hildan.
Masker tipe 4D dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas. Selain membagikan masker, para wartawan juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak kabut asap terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
“Kami Pewarna Indonesia Kalteng membagikan masker untuk mengingatkan masyarakat bahaya kabut asap akibat kebakaran lahan,” ujar Frida.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri saat harus beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi udara yang tercemar asap.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan Kris Naptali, pemegang mandat Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kalimantan Tengah, dan Megawati, Ketua Umum Aliansi Dayak Bersatu (ADB).
Kris mengatakan, persoalan kabut asap merupakan masalah bersama karena berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Ini kepedulian kita akan kondisi kota di mana kita tinggal yang saat ini diselimuti kabut asap. Masyarakat harus waspada bahaya kabut asap yang bisa mengganggu kesehatan pernapasan,” katanya.
Selain pembagian masker, Pewarna Indonesia Kalteng juga membuka open donasi bagi masyarakat, komunitas, lembaga, maupun pihak lain yang ingin membantu warga terdampak kabut asap di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.
Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.
Informasi dan donasi dapat menghubungi nomor 0811-4844-678.
Melalui gerakan “Wartawan Peduli”, Pewarna Indonesia Kalteng berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak kabut asap dapat terus diperkuat dan dilakukan secara bersama-sama.
Report, Jp
