
Jakarta, perisaihukum.com
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menggelar JAKALCER FEST 2026 (Jakarta Art, Culture & Creative Festival) pada 19–28 Juni 2026 di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian program menuju peringatan 5 Abad Kota Jakarta sekaligus upaya menghidupkan kembali Pasar Seni sebagai pusat seni, budaya, dan ekonomi kreatif di ibu kota.
Mengusung tema “Seamphony of The Arts”, JAKALCER FEST 2026 menghadirkan ruang kolaborasi bagi seniman, komunitas kreatif, pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat dalam satu wadah kreativitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Selama 10 hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan yang terbagi dalam tiga pilar utama, yakni Art Performing, Art Market, dan Art Kuliner. Beragam program akan ditampilkan mulai dari pertunjukan seni dan musik, pameran karya kreatif, bazar UMKM, workshop, hingga sajian kuliner Nusantara dan Betawi.
Festival ini juga menghadirkan sejumlah kompetisi komunitas seperti Live Graffiti Competition, Drummer Competition, Magician Competition, Pantomime Competition, Singing Competition, Rap Competition, Dance Competition, serta Stand Up Comedy Competition sebagai wadah bagi para talenta kreatif untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Sejumlah musisi dan komunitas turut memeriahkan acara, di antaranya Efek Rumah Kaca, Magicpie, The Banery, Skandal, Biru Baru, dan Sukses Lancar Rejeki. Selain itu, festival ini berkolaborasi dengan IMARINDO, Federasi Youth Band Indonesia (FYBI), Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI), dan Lembaga Kebudayaan Betawi.
Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rahmaniar, mengatakan JAKALCER bukan sekadar festival, tetapi bagian dari upaya menghidupkan kembali Pasar Seni sebagai rumah kreativitas Jakarta.
“Melalui kolaborasi antara seniman, komunitas, pemerintah, dan masyarakat, kami berharap Pasar Seni dapat terus berkembang sebagai ruang yang mendukung pertumbuhan seni, budaya, dan ekonomi kreatif menuju 5 Abad Kota Jakarta,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan JAKALCER FEST 2026, Ancol menegaskan komitmennya menghadirkan kawasan wisata yang tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga ruang pengembangan kreativitas, pelestarian budaya, serta kolaborasi lintas generasi.
Report, Jp
