
Jakarta, perisaihukum.com
Ketua DPD. Central Kristen Indonesia (CKI) DKI Jakarta, Dr. Seth Samuel Ambat, S.T., M.Th. bersama Sekda, Melkianus Kopa Rihi, S.Ag., M.Th., dan Bendahara, Maruli Victor Sianturi mengungkapkan bahwa kehadiran Central Kristen Indonesia di wilayah DKI Jakarta adalah menjadi wadah organisasi untuk mensejahterakan umat Allah demi kepentingan Bangsa.
Hal tersebut diungkapkan di kantor DPD. CKI. DKI. Jakarta, Cililitan, Jakarta Timur, pada Kamis (26/03/2026) menjelang malam hari usai magrib.
“Implementasi dari kehadiran CKI di Jakarta sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan program-program pemerintah.”Ungkapnya tegas.
Adapun dari banyaknya program-program pemerintah, CKI DPD. DKI. Jakarta mengupayakan terealisasinya program-program CKI Pusat dengan program kerja di bidang Ekonomi Kreatif, Kesehatan dan Pendidikan.
“Ketiga program kerja CKI Pusat kami jadikan sebagai program kerja yang kami prioritaskan dalam periode kepemimpinan Saya yang baru dilantik pada 6 Februari 2026 lalu,”Pungkasnya lagi.
Sementara ini, tukasnya lagi, kami fokus kepada pembentukan DPC-DPC di lima kotamadya DKI Jakarta.
“Pada tanggal 14 Maret 2026 lalu, kami telah melatik pengurus DPC. CKI. Kotamadya Jakarta Barat.”Ujarnya antusias.
Untuk DPC-DPC lainnya, ujarnya lanjut, sedang dalam proses mempersiapkan kepengurusannya masing-masing. Dan, akan dilantik dalam waktu yang dekat ini.
“Kembali kepada program kerja di Jakarta, untuk ekonomi kreatif telah terbentuk tim yang terus menerus merancang konsep maupun membangun jaringan dengan kemitraan yang dapat mendukung program pemerintahan,”Lanjutnya serius.
Dalam pemaparannya dikatakan bahwa pengurus yang terlibat harus memiliki keteladanan dalam melayani masyarakat melalui CKI ini.
“Tanpa menjadi teladan dalam keterlibatan sebagai pengurus program ini tidak akan berjalan.”Katanya tegas.
Pengurus yang terlibat dalam organisasi ini, ujarnya lagi. Harus memiliki integritas yang kuat.
“Keteladanan dan Integritas menjadi perhatian Saya sebagai ketua DPD. CKI DKI Jakarta,”Ujar suami dari Marthina Y. Ambat.
Sementara itu, pria kelahiran Bandung yang merupakan alumni STT. Injili Indonesia Surabaya, melanjutkan penjelasan tentang program kerja kesehatan, dalam periode ini, melihat dalam kepengurusan lalu ada pengobatan gratis dan donor darah.
“Kami tetap akan meneruskan program kesehatan yang sudah berjalan pada kepengurusan lalu seperti pengobatan gratis dan donor darah.”Terang kakek yang memiliki lima cucu dari empat anak-anaknya.
Dirinya juga mengungkapkan akan melakukan kemitraan dengan berbagai industri obat yang ada di Jakarta ini agar membantu pemerintah menyuplai kepada masyarakat untuk pengobatan gratis.
“Program kerja ketiga adalah pendidikan. Dan, kami berkomitmen akan mengambil bagian dalam pendidikan dengan kegiatan sekolah di luar ruang kelas.”Katanya lagi.
Kami, lanjutnya lagi, akan mengembangkan taman-taman di sekolah-sekolah sebagai kegiatan sekolah yang menyatu dengan alam.
(dparins)
