
Jakarta, perisaihkum.com
Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI bersama Bareskrim Polri menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan distribusi BBM dan LPG bersubsidi yang merugikan masyarakat dan negara.
Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, mengatakan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti terlibat maupun melindungi praktik ilegal penyalahgunaan subsidi energi.
Menurutnya, tindakan tegas akan diberikan kepada setiap personel yang menyalahgunakan kewenangan atau terlibat dalam aktivitas ilegal terkait distribusi BBM dan LPG bersubsidi.
“Setiap personel yang terbukti melanggar aturan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Dirtipidter Bareskrim Polri M. Irhamni menyampaikan bahwa Polri terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM dan LPG subsidi di berbagai daerah guna memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan seluruh personel kepolisian agar tidak terlibat dalam praktik melanggar hukum, termasuk memberikan perlindungan kepada pelaku penyalahgunaan subsidi energi.
Sinergi antara TNI dan Polri tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas distribusi energi nasional sekaligus mencegah kerugian negara akibat praktik mafia BBM dan LPG bersubsidi.
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan dugaan penyelewengan distribusi BBM maupun LPG subsidi di lingkungan sekitar.
Report, Jp
